Travelling Eropa


Persiapan Travelling :

  1. Tips traveling mandiri
  2. Tips mempersiapkan VISA
  3. Tips mempersiapkan Itinerary
  4. Tips mempersiapkan perlengkapan (luggage)
  5. Tips Booking Hotel
  6. Tips Mempersiapkan Transportasi dalam kota
  7. Tips Mempersiapkan Transportasi luar kota
  8. Tips Belanja dengan tax refund (tanpa pajak)

Tips Travelling Mandiri

Hal yang paling penting untuk travelling adalah pembuatan VISA, khusus untuk negara-negara di eropa sebagian besar sudah di cover oleh VISA Schengen. VISA Schengen ini meng-cover antara lain negara : Perancis, Belanda, Jerman, Belgia, Czech Republic, Italia, Spanyol dan lain-lain kecuali Inggris. Info lengkap Schengen pada link berikut.

Harus diingat bahwa untuk perjalanan mandiri (tanpa tours travel), ada beberapa kelebihan dan juga kekurangannya.

Kelebihan untuk  travelling mandiri antara lain :

  1. Ini yg paling penting, budget relatif dapat diminimalkan  (a.k.a traveling murah atau budget travelling)
    1. Pemilihan pesawat dari Indonesia ke Eropa dapat kita pilih sendiri, ini telah dibuktikan sendiri oleh penulis sendiri bahwa pembelian tiket Jakarta – Paris dibulan Agustus dan tiket pulang Barcelona – Jakarta di bulan September (yg sebenarnya peak time musim liburan di Eropa) melalui tours and travel di Jakarta jauh lebih mahal harganya dibandingkan jika kita searching sendiri di beberapa website perbandingan penerbangan. Bisa di cek di website expedia.com, hipmunk.com, skyscanner.co.id.
    2. Pemilihan hotel sesuai dgn budget kita juga, mau hotel kelas bintang, hotel kelas backpacker, B&B Bed and Breakfast maupun hotel diperjalanan menggunakan bus atau trainJ. Sehingga budget hotel dapat digantikan oleh transportasi malam. Banyak website reservasi hotel yg dapat diexplore mulai dari booking.com, venere.com, hotelcombined.com, agoda.com dll.
    3. Untuk pembaca yg merencanakan travelling beberapa kota di eropa, harus memastikan bahwa untuk berpindah dari satu kota ke kota lain akan menggunakan transportasi jenis apa. (bus, kereta atau pesawat).
      1. Penting untuk diketahui !! Jika kita sudah sampai dikota –kota eropa, sebenarnya kereta api merupakan transportasi antar kota yang paling popular. Koneksi antar kota dieropa sangat baik, stasiun utama dikota-kota tersebut berada di pusat kota. Tapi ingat harga tiket train antar kota sangat mahal jika dibandingkan dengan tiket bus, maupun tiket pesawat.
      2. Penting untuk diketahui !! Jadi jika ingin tiket murah maka alternative menggunakan bus adalah pilihan termurah (seperti Eurolines, Meinferner bus untuk bus antar kota Jerman dan sekitar), kemudian untuk jarak jauh pilih pesawat murah (Ryanair, Easyjet). Tapi jika ingin fleksibel, schedule banyak dan stasiun terakhir berada dipusat kota maka train merupakan pilihan terbaik. Jadi pilih dan survey dulu yah sebelum memutuskan.
  2. Waktu sangat fleksibel
    1. Kita dapat menentukan kapan kita harus travelling dan kapan kita harus beristirahat, sangat beda jauh klu kita menggunakan tours, waktu akan diatur oleh EO tours sehingga untuk mengunjungi spot2 sightseeing kota2 yg kita inginkan sangat tergantung dari schedule tours.
    2. Biasanya penawaran dari tours ini dititik beratkan pada target berapa negara dan berapa kota yg akan dikunjungi, meskipun kota dan spot sightseeingnya sebenarnya biasa-biasa saja. Tapi kalau kita bisa menentukan sendiri spot2 sightseeing maka kita akan dapat memenuhinya sesuai dengan jadwal kita.
    3. Contoh untuk travelling ke Praha (Prague) Czech, jika dari tours dapat dipastikan hanya akan mengunjungi Charles Bridge dan Old Town Square saja, padahal masih banyak spot eksotis lainnya di Praha selain Charles Bridge dan Old Town Square, seperti Dancing House, Prague Castle, Museum Nasional Praha, Gedung Theater Praha.
  3. Pilihan Kota yang akan akan dikunjungi sesuai keinginan kita.
    1. Jalur popular travelling Negara-negara Eropa Barat dengan tour adalah Paris – Amsterdam – cuma lewat Belgia dan Jerman – lanjut ke Roma, atau malah balik lagi Amsterdam untuk balik ke Indonesia. Sangat sedikit sekali kota2 yg dapat dikunjungi, padahal kebutuhan budget mulai dari VISA, tiket pesawat Jakarta  – Paris/Amsterdam sdh menghabiskan hamper 50% dari biaya kita ke eropa.

Kekurangan travelling mandiri :

  1. Mengurus VISA sendiri (dapat dibaca di link ini)
  2. Membuat dan merencanakan itinerary sendiri (dapat dibaca di link ini)
  3. Mempersiapkan untuk berjalan kaki jauh untuk menelusuri lorong2 Metro / Subway / Tram / Bus untuk mencapai spot sightseeing yg diinginkan. Jadi dipersiapkan sepatu yang sangat nyaman, tas yg simple dan tidak menyulitkan, baju fleksibel sesuai dengan musim.
  4. Kemampuan untuk membaca peta, baik itu peta lokasi kota, peta jalur Metro, peta jalur Tram maupun peta jalur Bus dalam kota. Jadi sebelum memulai traveling kudu mempersiapkan peta2 dari kota yg kita tuju. Tapi jika ada kemauan sebenarnya kota-kota di Eropa memiliki informasi yang lengkap.
  5. Kemampuan berbahasa Inggris secukupnya dan bahasa tubuh J. Lebih baik lagi jika menguasai bahasa Jerman (karena sebagian Negara di eropa banyak yg berbahasa Jerman seperti kota2 di Jerman sendiri, kota-kota di Swiss, kota2 di Austria dan Czech). Tapi dengan menguasai bahasa Inggris secukupnya sdh baik untuk melakukan traveling mandiri.

bersambung …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s