Around Palembang : Mudik in Style


Selama 3 hari kami mampir di Palembang, tepatnya di rumah orang tua di daerah Tangga Buntung, daerah yang terkenal dengan kerajinan tenunan songket. Daerah Tangga Buntung tidak terlalu banyak perubahan yang berarti, sama seperti dahulu saat tahun 1992 saya tinggalkan.

Selama lebih 2 tahun lebih saya tidak berkunjung ke Palembang, ada hal-hal baru yang telah berubah. Salah satunya adalah telah berdiri hotel Quality Suite di Jalan Jendral Sudirman. Hotel ini melengkapi hotel bertaraf internasional lain yang telah berdiri sebelumnya, seperti hotel Novotel dan hotel Aston.

Selama menunggu buka puasa di hari pertama i Palembang, kami tidak membuang kesempatan untuk hunting makanan tradisional lokal yang sudah jarang ada ditemui, yaitu makanan celimpungan. Celimpungan adalah makanan yang biasanya dimakan untuk sarapan pagi, dengan bahan dasar dari ikan yang dicampur sama tepung sagu (kanji). Makanan ini berkuah putih kehijauan karena kuahnya mengandung santan dan kemiri serta serta tambahan sedikit kunyit.

Akhirnya setelah dapat info dari adik saya, yang sudah lama tinggal di Palembang kami mendapatkan celimpungan itu di daerah pasar kuto, yaitu daerah yang terkenal sebagai daerah lama yang didominasi oleh warga Palembang etnis keturunan Arab.

Nikmat sekali buka puasa hari pertama kami di Palembang.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s